Sudah lama tidak menulis di rumah kesayangan ini. Sibuk dengan pekerjaan dan keluarga (Sekalipun blom ‘berkeluarga’ ya… J), ingin berhenti sejenak. Kesibukan seringkali menyita banyak hal dalam hidup kita. Yang pasti adalah waktu.

Ada sebuah kata bijak yang berkata, tidak ada seorang yang akan mati mengatakan aku menyesal mengapa tidak menggunakan waktuku lebih banyak untuk bekerja. Tetapi orang akan menyesali mengapa dia tidak punya waktu lebih banyak untuk keluarganya.

Waktu adalah komonditas berharga yang seringkali orang tidak menyadari betapa mahal harganya. Segala sesuatu dalam hidup ini ditukar dengan waktu kita. Ingin bukti? Simak baik-baik hal ini :
1. Untuk mendapatkan uang sebagai alat pemenuhan hidup, sandang, pangan dan papan, kita menukarkan waktu dengan bekerja selama 8 jam sehari bahkan lebih.

2. Untuk membeli semua barang yang kita inginkan, kita meluangkan waktu membanting tulang untuk mendapatkan uang supaya bisa membelinya.

3. Untuk merebut hati orang yang kita cintai, kita berikan waktu untuk PDKT, untuk mendengarkan dan mengerti dirinya.

4. Untuk memperoleh pengetahuan, bertahun-tahun kita habiskan untuk belajar.

Semua yang kita peroleh, kita tukar dengan waktu kita.

Kesuksesan, kebahagian, dan kemakmuran hidup adalah hasil dari manajemen waktu yang berhasil. Tidak ada tolak ukur yang bisa menjadi standarisasi, keberhasilan dalam menggunakan waktu kita. Semua itu kembali kepada pribadi masing-masing.

Namun secara pribadi, saya merenungkan apa yang terpenting dalam hidup ini. Semua yang kita miliki dalam bentuk harta benda tidak selamanya akan kita nikmati. Namun saya juga belom pernah mati, jadi tidak tahu, apakah yang manusia bawa dalam kehidupan setelah kehidupan. Tapi saya percaya, bahwa apa yang berharga, tidak akan hilang dengan kejadian dalam kehidupan fana ini.

Harta bisa hilang, hangus dan lenyap oleh karena banyak hal dalam kehidupan ini. Tapi sebuah kepercayaan, tidak akan hilang kecuali kita melepaskannya sendiri. Cinta tidak akan hilang, kecuali kita membuangnya. Kesetian tidak akan hancur, kecuali oleh ulah kita sendiri.

Nah, menurut saya hal-hal seperti diataslah yang penting dan berharga. Semua hal tersebut selalu berkaitan dengan hubungan dengan sesama. Jadi yang berharga dalam hidup ini, harusnya pribadi-pribadi disekitar kita. Orang-orang yang kita kasihi dan mengasihi kita. Namun saya sadari, bahwa saya masih belum menjadikannya prioritas dalam hidup saya. Dan seringkali sebagai manusia, tindakan kita kebalikan dari hal tersebut.

Saya seringkali memperlakukan benda sebagaimana seharusnya saya berlaku kepada manusia, dan memperlakukan manusia seperti benda. Dan akhirnya, banyak kali saya kehilangan hal-hal paling berharga dalam kehidupan ini.

Jadi, semoga kita semua menyadari betapa berharganya waktu kita, dan menggunakannya dengan prioritas yang benar. Selalu memprioritaskan hubungan, adalah sebuah kunci kesuksesan hidup. Jadi be Smart and Succes guys….

Bercerita tentang pasangan hidup selalu menjadi topik yang menarik baik bagi pria maupun wanita. Menemukan seseorang yang dapat menjadi teman dalam mengarungi lautan kehidupan, pastilah menjadi sebuah hasrat mendasar yang dimiliki manusia. Ketika Anda melabuhkan perahu masa depan Anda seorang diri, pastilah Anda merasa ada yang kurang lengkap sekalipun berbagai kesuksesan telah Anda capai, jika belum ada seorang yang menemani Anda dalam menikmati keindahan dan berbagai momen kehidupan.

Banyak orang berusaha menemukan seseorang yang dapat menjadi pendamping hidupnya dengan berbagai cara. Ada yang berburu di antara lautan manusia, ada juga yang pasif menunggu pujaan hati menampakkan diri. Ada yang memilih biro jodoh, namun ada juga yang memilih-milih setiap kali lamaran datang. Bahkan saat dunia maya mulai menjadi ajang pergaulan global, tidak jarang yang menemukan jodohnya melalui internet. Dari semua cara itu, mana sih yang benar?

Menurut saya untuk menemukan pasangan hidup itu, yang terpenting bukanlah metodenya. Apapun caranya, dasar utama yang terpenting adalah mengetahui benar untuk apa Anda menikah, dan tahu bagaimana menjalaninya dengan baik dan benar. Banyak orang berkata, “Saya ingin menemukan pasangan hidup yang baik.” Ya, memang itu sebuah keinginan yang wajar. Namun perlu di ketahui bahwa tidak semua yang baik itu benar.

Mungkin ada benarnya bila saya mencoba menjabarkan apa yang menjadi pemikiran saya satu persatu. Mengapa saya berkata bahwa tidak masalah metode menemukannya, tetapi saya lebih berfokus kepada mengetahui benar tujuan mengapa Anda harus menikah? Jika alasan Anda menikah karena tuntutan usia, bagi saya itu sudah tidak benar. Apa lagi karena tidak enak dengar apa kata orang, atau karena tuntutan keluarga. Itu semua sudah salah kaprah. Jangan pernah Anda memutuskan untuk menikah hanya karena kepepet. Kedua, jangan pernah menikah untuk melarikan diri dari suatu masalah. Jika Anda melakukannya, saya memberikan ucapan selamat kepada Anda. Masalah itu tidak hilang atau Anda tinggalkan. Masalah itu akan berubah wujud dalam rupa baru, bukan makin kecil tapi akan berlipat ganda. Anda tidak percaya? Silahkan buktikan sendiri.

Mungkin ini adalah sesuatu yang klise, ada yang mengatakan bahwa pernikahan adalah inisiatif Allah sendiri. Pernikahan adalah idenya Tuhan, bukan ide manusia. Ingin bukti? Dalam sebuah kitab yang pernah saya baca, kitab itu menceritakan awal mula penciptaan. Setelah bumi dan segala pendukung kehidupan diciptakan-Nya, Tuhan membentuk seorang manusia yang berjenis kelamin pria. Dari debu tanah dibentuk-Nya manusia, lalu dihembusi dengan Roh-Nya sehingga ia hidup. Setelah itu, manusia ini diajak-Nya melihat semua ciptaan lainnya yang sudah disediakan khusus bagi manusia pertama ini. Manusia diciptakan Tuhan untuk bisa menjadi seorang teman bagi-Nya. Mereka bercerita, sambil menikmati taman dan seluruh isinya. Namun manusia tidak hanya ongkang-ongkang kaki, Tuhan memerintahkannya untuk mengusahakan taman itu.

Ketika dilihat-Nya manusia itu asik bekerja, Tuhan berkata,”Tidak baik bila manusia itu seorang diri saja.” Maka dibuatnyalah manusia ini tidur, diambilnya salah satu tulang rusuknya. Dan kemudian di bentuklah seorang wanita. Setelah itu, Tuhan membawa wanita ini kepada manusia tadi.

Anda lihat? Adakah manusia pertama tadi berpikir, aku butuh seseorang yang menjadi pelengkap hidupku? Tidak. Dia merasa baik-baik saja. Karena tujuan keberadaannya bukanlah untuk menemukan pasangan hidup, beranak-pinak, lalu mati dan ditelan bumi. Manusia diciptakan untuk melayani Tuhan. Manusia dirancang untuk menggunakan seluruh keberadaan dirinya bagi kesenangan Tuhan. Dan hanya dengan menjadikan Tuhan segala-galanya dalam hidupnya, maka kehidupan manusia itu menjadi lengkap. Jadi termasuk pernikahan, tujuannya adalah untuk melayani Allah. Anda menikah untuk kesenangan Tuhan, bukan untuk kesenangan orang lain atau untuk kesenangan diri sendiri.

Jadi bila Anda menikah, yang patut Anda tanya pendapatnya pertama kali, apakah dengan hubungan Anda tidak akan mengganggu hubungan Anda dengannya, bahkan hal itu bisa menyenangkan hatinya, adalah Allah. Jika Anda berpikir menikah hanya untuk memuaskan hasrat biologis Anda, atau sekedar memiliki keturunan, hewanpun melakukannya. Lalu apa bedanya Anda dengan mereka? Anda adalah ciptaan-Nya yang paling mulia, bahkan sekalipun Anda dibandingkan dengan para malaikat sekalipun, Anda tetap lebih mulia. Mengapa? Karena Sang Pencipta langit dan bumi itu telah mati bagi Anda. Dia tidak mengorbankan diri karena malaikatnya jatuh dan memberontak kepada-Nya. Tetapi dia bukan hanya mengorbankan diri-Nya, Dia telah mengosongkan diri-Nya menjadi sama dengan Anda dan saya, supaya bisa memiliki hubungan yang intim kembali dengan kita.

Pernikahan Anda, sudah Allah pikirkan. Itu semua masuk dalam rencana-Nya, bahkan jauh-jauh hari sebelum Anda dibentuk dalam rahim ibu Anda. Bagian Anda adalah mengetahui mengapa Anda harus menikah. Lalu tahu, bahwa yang Anda cari bukan hanya pasangan yang baik, tetapi juga pasangan yang benar. Orang yang baik belum tentu merupakan orang yang benar. Orang yang benar sudah pasti baik. Orang benar dalam standar ini pastilah pertama sudah dibenarkan, karena telah menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Selanjutnya adalah benar dalam standar orang yang tepat, dalam hal ini Anda telah berkonsultasi dengan Tuhan, lalu mengujinya dengan saringan apakah orang tua Anda menerimanya, dan mengijinkan Anda berdua untuk menjalani hubungan tersebut. Baru selanjutnya adalah respon dari orang-orang yang terdekat dengan Anda. Dalam hal ini bukan berarti Anda menentukannya berdasarkan kata orang, tetapi restu dan penerimaan dari orang-orang terdekat Anda adalah sebuah berkat yang akan membuat hubungan Anda dengan pasangan.

Pernah mengalami badai kehidupan? Pasti setiap orang pernah mengalaminya. Ketika kapal kehidupan Anda berada di tengah badai kehidupan, sepertinya tidak ada harapan, kegelapan menutupi langit, segala sesuatu terombang ambing tak tentu arah, dan Anda berada dalam keputusasaan yang paling dalam, apa yang Anda lakukan? Pastinya, setiap orang mengalami yang namanya kepanikan, takut, kalut dan putus asa. Segala upaya seakan tidak berarti menghadapi amukan badai yang dasyat tersebut. Tangisan, teriakan terdengar di sekeliling Anda, masing-masing sibuk mencoba melakukan upaya untuk membuat keadaan lebih baik. Tapi apakah itu berarti?

Badai adalah sebuah peristiwa yang di luar kendali manusia. Hal itu terjadi bukan karena sebuah perencanaan, hal itu mungkin saja di picu oleh suatu peristiwa, namun bukan direncanakan. Apakah badai bisa dihentikan. Menurut sepengetahuan saya hingga saat ini, badai belum bisa di hentikan. Lalu bagaimana?

Badai itu akan berlalu, ketika sudah waktunya untuk berlalu. Tanpa perlu repot-repot menyingkirkannya, dia dengan sendirinya akan pergi. Demikian juga dengan badai kehidupan. Badai pasti berlalu, upaya kita untuk menyingkirkannya tidaklah berguna. Lalu bagaimana kita harus menghadapinya? Inilah respon saya saat ini, saat badai sedang menghantam perahu kehidupan saya.

1. Saya menerima fakta bahwa hal ini adalah badai yang harus saya hadapi.

Seringkali, orang menyangkali ketika badai kehidupan menghantam perahu kehidupannya. Mereka mencoba melarikan diri, namun yang terjadi mereka melompat kelautan kehidupan lalu tenggelam dan terkubur dalam keputusasaan yang dalam. Anda harus hadapi bahwa ini adalah badai yang harus Anda lewati. Menerima fakta itu, berarti juga mengakui segala perasaan yang Anda rasakan. Ketakutan bukanlah dosa, begitu pula perasaan Anda yang lain, baik itu rasa sakit, kecewa, cemas, sedih dan putus asa. Mengakui dan menerima semua perasaan tersebut bukan berarti Anda larut didalamnya. Mengakui hal tersebut tujuannya agar Anda bisa beranjak dari hal itu dan bangkit kembali. Setelah semua fakta tersebut Anda terima, lakukan hal berikutnya.

2. Gunakan radio panggil kehidupan Anda untuk meminta bantuan, buat tanda SOS sehingga orang lain tahu posisi Anda dan bisa menolong Anda.

Gunakan Radio panggil kehidupan Anda untuk mencari pertolongan. Instrumen pertama adalah DOA. Melalui DOA Anda bisa menghubungi Sang Pengendali alam semesta. Dialah yang bisa membuat badai itu cepat berlalu, bahkan Dialah yang bisa memerintahkan badai itu untuk menjadi tenang. Kepadanya Anda bisa menceritakan semua yang Anda rasakan akibat semua badai itu. Anda bisa menangis didada-Nya tanpa harus mendengar semua penghakiman ataupun nasihat panjang lebar. Dipelukannya Anda bisa merasa tenang, bahkan di tengah badai seganas apapun.

Kedua, kirimkan sinyal SOS pada sekeliling Anda. Paling tidak mereka tahu posisi dan keadaan Anda. Mereka mungkin tidak bisa melakukan sesuatu yang bisa menolong Anda dengan segera, tapi mereka bisa mengirimkan doa-doanya untuk menguatkan Anda. Mereka tahu bahwa Anda sedang dalam keadaan rapuh, dan Anda tahu bahwa Anda tidak sendirian.

3. Setelah semua itu, berdiam dirilah dan temukan posisi dimana Anda bisa menemukan pegangan sementara yang kuat hingga badai ini berlalu.

Jika dalam badai itu Anda panik, dan mencoba berpindah kesana kemari, mungkin saja akibat goncangan yang dasyat dari gempuran badai, Anda akan terlempar dari perahu kehidupan Anda. Saat-saat kritis seperti ini, berdiam dirilah. Temukan kekuatan seperti Daud saat ia mendengar suara Tuhan dalam badai kehidupannya. Tuhan berkata kepada Raja Daud, “Diam dan ketahuilah akulah Tuhan,” dan Daud berkata, “Dalam diam dan percaya kepada Allah terletak kekuatanku.” Berdiam diri disini, dalam arti Anda berserah penuh kepada Tuhan. Anda tidak lagi menggunakan kekuatan dan cara Anda sendiri lagi. Ini adalah kebergantungan penuh pada Allah.

Dan pada akhirnya, percayailah hal ini. Sekalipun Anda tidak melihat adanya jalan keluar, Tuhan sudah menyediakannya. Dia telah melihat ending dari semua ini, dan yang pasti itu adalah sesuatu yang indah. Perahu kehidupan Anda bisa saja hancur, namun tangan-Nya yang kuat tidak kurang panjang untuk menjangkau Anda. Pertolongan-Nya selalu tepat pada waktunya. Rileks, dan ijinkan Tuhan melakukan bagiannya. Yakinilah hal ini, “Masalah tidak di disain untuk membunuh Anda, tetapi untuk membuat Anda semakin kuat.” Ya, masalah itu hanyalah barbel kehidupan, itu adalah latihan untuk memperkuat otot-otot jiwa dan karakter Anda. Semakin hari, Anda akan semakin kuat…

Jangan pernah menyerah menghadapi badai kehidupan sedasyat apapun! Be Strong and take courage.. be strong my friends.. karena badai pasti berlalu, mentari akan bersinar kembali, dan kehidupan baru akan dimulai kembali.. Ini adalah salah satu cara menyikapi kehidupan dengan cara Smart..

Kehidupan bisa memukulmu hingga jatuh..

dia bisa membuatmu terpuruk dan terluka..

tapi itu bukanlah salahmu jika kamu terkapar karenanya..

bangkitlah kembali..

karena hal itu akan menjadi kesalahanmu ketika kamu tidak bangkit kembali..

tidak masalah berapa kali kehidupan ini memukulmu jatuh..

selama kamu masih bangkit satu kali lebih banyak dari pukulan-pukulan itu..

Be strong and take courage..

be strong…

My soul.. my mind.. my spirit..

Be strong and take courage…

Ada sebuah cerita hari ini yang saya baca, seperti menampar wajah saya. Cerita ini di tulis oleh pembicara kepemimpinan dan seorang penulis favorit saya, John C Maxwell. Dia bercerita tentang seorang penjaga mercusuar yang baik. Penjaga mercusuar ini bertugas supaya lampu yang ada di mercusuar itu selalu menyala pada waktu malam. Ini terjadi sebelum di temukan listrik dan bola lampu, jadi lampu mercu suar itu masih menggunakan lampu minya. Si petugas mercusuar ini di beri minyak persediaan untuk menjaga lampu itu tetap menyala selama satu bulan.

Hari-hari berlalu dengan baik, apa lagi si penjaga mercusuar adalah seorang yang pandai bergaul, dan ramah. Dalam waktu singkat, dia sudah diterima dengan baik oleh penduduk sekitar. Beberapa waktu kemudian, datanglah seorang wanita desa tersebut meminta minyak darinya untuk menyalakan perapian di rumahnya, agar keluarganya tetap hangat. Karena di pikirnya, itu tidak melanggar hukum dan dia kasihan kepada wanita tersebut, diberikannya sedikit minyak kepada wanita itu. Lalu dilain waktu ada beberapa orang dating meminta sedikit minyak untuk menyalakan lampu, melumasi rantai dan hal-hal lainnya. Si penjaga yang baik hati ini, dengan dermawan memberikannya.

Tanpa disadari persediaan minyak untuk lampu mercusuar itu semakin menipid. Hingga suatu malam, minyak yang dimilikinya telah habis. Sedangkan dia belum menerima kiriman persediaan minyak kembali, karena memang belum satu bulan. Pada malam itu lampu mercusuar tidak menyala, sedangkan laut di sekitar mercusuar itu terdapat banyak batu karang. Pada malam itu dilaporkan beberapa kapal karam, dan nyawa beberapa awaknya meninggal dunia karena tak tertolong. Hal itu terjadi karena mercusuar itu lampunya tidak menyala.

Si penjaga mercusuar ini mengingatkan pada diri saya. Seringkali saya tidak mengingat apa tugas saya, dan mana yang menjadi prioritas saya yang utama. Melakukan kebaikan, itu sesuatu yang mulia. Namun jika karena hal itu, saya harus mengorbankan apa yang menjadi prioritas utama saya, maka saya adalah pribadi yang tidak bertanggung jawab dan tidak bisa dipercaya. Apa yang saya lakukan bukan hanya berdampak terhadap kehidupan saya sendiri, tetapi masih ada rentetan kejadian yang akan berimbas kepada banyak orang di sekitar saya, bahkan kepada mereka yang saya sama sekali tidak pernah tahu.

Menjaga prioritas kehidupan bukanlah sesuatu yang mudah. Menjaga untuk mengutamakan apa yang utama, menolak yang baik untuk bisa mencapai yang terbaik, terkadang membutuhkan banyak pengorbanan. Seringkali karena hal itu, ada pandangan-pandangan sinis yang terarah kepada kita. Namun itu lebih baik dari pada Anda menyesalinya.

John C Maxwell juga mengutip kata-kata seperti ini, mungkin tidak persis sama:

Jika seseorang terfokus pada satu hal dalam hidupnya, biasanya dia akan mendapatkan pada akhirnya. Namun jika orang memiliki banyak keinginan, pada akhirnya dia akan menuai apa yang ditaburnya, yaitu penyesalan karena tidak mencapai satupun keinginannya.

Prioritas berbicara juga tentang fokus kehidupan kita. Pada hal ini John Maxwell membagikan prinsip yang dipelajarinya dalam dunia bisnis, yaitu prinsip pareto. Prinsip ini adalah sebuah hukum kehidupan, artinya hal ini berlaku bukan hanya dalam dunia bisnis. Prinsip pareto ini adalah tentang prinsip 20/80. Artinya seperti ini, 20 % kegiatan kita menghasilkan 80 % hasil yang kita terima, demikian sebaliknya. Yang terpenting adalah mengetahui mana tindakan yang 20 % ini, yang memberi kita 80% hasil. Jika Anda ingin sukses dalam kehidupan ini, tentukan apa yang menjadi fokus 20% Anda. Kesuksesan bukan berbicara tentang seberapa keras Anda bekerja, namun seberapa SMART Anda menangani pekerjaan Anda. Kerja keras bukan berarti produktifitas. Prioritas dan tindakan Anda yang Smart akan menentukan seberapa sukses hidup Anda. Jadi, be SMART and success guys…

Apakah mata Anda sering terpana oleh penampilan pria dan wanita seksi yang melintas di sekitar Anda? Jika Anda jujur seperti saya tentu Anda akan menjawab ya.. ha..ha..ha.. itu adalah manusiawi. Siapa yang rela melewatkan pemandangan bagus yang melintas di hadapan kita. Namun saat ini saya tidak ingin membahas masalah yang lewat itu. Tapi tentang bagaimana seseorang bisa menjadi enak di lihat. Namun maaf saya juga tidak ahli dalam hal ini.. he..he..he.. bagi saya olah raga adalah sebuah perjuangan berat. Bisa olahraga seminggu sekali saja itu mujizat…

Jika penampilan raga bisa membuat banyak orang terpana, saya pikir penampilan batiniah kita yang tidak selalu terlihat jelas tentu akan menjadi sesuatu yang menarik untuk dibahas. Raga kita mungkin saja
bisa terlihat six pack atau aduhai, namun jika mental dan jiwa kita ‘kerdil’ tentu pribadi kita menjadi kurang menarik untuk menjadi seorang sahabat.

Yang namanya kepribadian seringkali tidak mudah dikenali seperti ketika melihat penampilan raga seseorang. Seseorang bisa kita tahu memiliki budi pekerti yang baik, dan seseorang yang bisa dipercaya dan memiliki mental yang kuat, membutuhkan waktu.

Bagaimana kita bisa mengenal pribadi sebenarnya dari seseorang? Kita bisa mengenalnya saat dia melewati krisis demi krisis kehidupannya. Krisis dan tekanan selalu memunculkan siapa diri Anda sebenarnya. Akan sulit bagi seseorang untuk terus menggunakan topengnya ketika menghadapi tekanan demi tekanan.

Namun tantangan kehidupan dan krisis bukanlah sesuatu yang harus Anda benci. Jika Anda membenci masalah dan tantangan ibarat Anda membenci olahraga. Masalah yang dapat Anda tangani dengan baik akan membuat Anda bertambah kuat. Masalah membuat otot-otot iman Anda terlatih. Masalah membuat Anda mampu membentuk karakter dan sikap yang benar. Masalah bukanlah sesuatu yang harus kita hindari, tetapi sesuatu yang harus taklukan.

Kehidupan tanpa masalah dan tantangan, akan menjadi seperti sebuah game yang sangat mudah. Kita akan bosan dan tidak bisa menikmati kehidupan. Setiap masalah dan tantangan selalu ada jalan keluarnya, hanya menunggu untuk kita temukan. Solusi sudah menanti di luar sana. Untuk memenangkan pertandingan kehidupan ini Anda hanya membutuhkan ketekunan, daya juang, semangat dan kerja keras. Di atas semua itu tentunya iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan tentunya.

Sama seperti ketika kita mulai melatih otot-otot tubuh kita, mungkin pertama kali kita mengangkat barbel seberat 1 kilo selama 20 menit, sesudah itu otot lengan kita akan terasa sakit. Namun coba Anda rutin melakukannya setiap hari selama 3 bulan. Maka barbel itu suda tidak terasa berat lagi, dan otot lengan Anda sudah terbiasa serta siap untuk menanggung beban yang lebih berat lagi. Efeknya adalah otot lengan Anda terbentuk. Demikian juga dengan manusia rohani kita, atau mungkin lebih mudah dicerna adalah mentalitas dan karakter kita. Setiap kali Anda berhasil mengatasi suatu masalah, Anda menjadi lebih kuat. Hari demi hari, kita dilatih untuk menjadi semakin kuat dan semakin baik lagi. Namun semua itu ditentukan oleh respon Anda terhadap masalah yang menghampiri Anda.

Respon Anda bisa marah dan kecewa serta putus asa, dan hasilnya Anda menjadi pribadi yang lembek dan mudah dikalahkan. Tetapi jika Anda belajar meresponi dengan benar, mencoba menemukan segala hal indah yang terbungkus dalam bungkus kado masalah yang tidak enak ini, tentunya Anda akan semakin kuat dan menjadi orang yang berhasil. Jadi jangan terlalu sinis ketika masalah menghampiri Anda. Tersenyumlah dan sambutlah dia dengan baik, maka bisa saja dia hanya mampir sebentar dalam hidup Anda dan segera pergi melanjutkan perjalanannya. Andapun tidak rugi karena emosi Anda tidak terkuras, karena Anda merespon secara positif, dan juga sekeliling Anda bisa di berkati dengan melihat teladan Anda.

Jadi coba mulai hari ini, kita tidak hanya mengolah raga kita, tapi juga mengolah mental dan spiritual kita. Mari kita olah mental dengan berani menerima tantangan, dan mau terbuka dengan hal-hal baru dan terus belajar dan membaca. Selain itu juga kita olah roh kita dengan bermeditasi serta membangun hubungan dengan pencipta semesta ini. Jadilah pribadi yang membuat terpana bukan hanya karena casing luar kita saja, tapi benar-benar karena kita memiliki hard ware, sistem dan software kehidupan yang nomor wahid. So friends, be Smart and success..!

Pernah memiliki sebuah ‘Hasrat’ yang rasanya tak dapat di tahan lagi? Saya rasa semua manusia pernah mengalaminya. Minimal hasrat alami untuk sebuah panggilan alam.. ha..ha.ha.. namun begitulah contoh konkret tentang hasrat yang kuat. Hasrat yang kuat itu haruslah seperti sebuah panggilan alam. Sesuatu yang harus terpenuhi, jika tidak diri kita tidak nyaman dan rasanya mau meledak.

Hasrat yang tak terpadamkan memampukan kita untuk menjalani hari-hari penuh perjuangan, terkadang saat-saat menjenuhkan, terkadang situasi tanpa harapan, tapi hasrat dan panggilan tidak akan membiarkan kita menyerah. Hasrat dan panggilan hidup kita akan membuat kita terus bertahan dan maju sekalipun harus merangkak dengan segala luka dan kesakitan.

Hasrat yang seperti ini dikisahkan oleh John C Maxwell dengan contoh seorang penemu benua Artik, Robert Peary, dan Ernest Shackleton. Namun Shackleton dikenal oleh dunia bukan karena dia menemukan benua Artik, tapi lebih karena kegigihannya dalam menghadapi kegagalan yang hampir berakibat fatal.

Tahun 1914, Shackleton meningalkan benua Inggris untuk menjadi orang pertama yang menyeberangi benua Artik dengan berjalan kaki. Dia pergi bersama timnya yang berjumlah 26 orang.

Panggilan Shackleton ini di pacu oleh hasrat alaminya. Ayahnya seorang dokter, dan menghendaki Shackleton untuk masuk sekolah kedokteran juga. Namun hatinya telah di pikat oleh luasnya samudra. Pada saat dia melakukan pelayaran pertamanya, ketika mengelilingi Cape Horn dari ujung selatan Chile, ia mengecek rute selatan. Saat itulah dia terpikat dengan benua putih Antartika. Dia mulai bermimpi menyelidiki perut bumi yang di selimuti es itu. Ia mulai bergairah, dan karena saat itu belum pernah ada yang melakukan perjalanan ke titik bumi paling selatan itu, dia semakin tertantang.

Seperti semua panggilan lainnya, hal ini bukanlah sebuah perjalanan semalam, ini adalah pengejaran seumur hidup. Selama 24 tahun dia mempersiapkan perjalanan itu. Dia bergumul dalam waktu yang panjang, sambil mempersiapkan segala sesuatunya hingga waktu yang dinantikannya itu tiba.

Ekspedisinya pada tahun 1914 itu adalah perjalanannya yang ketiga. Dia tidak ingin gagal oleh karena sebab apapun, apa lagi sampai dikalahkan orang lain, dia tidak ingin ada yang lebih dulu sampai di benua Artik itu sebelum dia menginjakkan kaki disana. Tanpa takut dan penuh persiapan matang dia menjalani perjalanan menuju Antartika.

Satu hari setelah Skeleton mendaratkan orang-orangnya di Antartika, kapal mereka terperangkap oleh gundukan es padat yang terbentuk lebih cepat dari biasanya. Kapal mereka rusak karena membentur es. Kapal itu tenggelam dan mereka terdampar di pulau es.

Saat itu Shakleton menyadari panggilan utamanya bukanlah melintasi Antartika, tetapi memimpin ekspedisi manusia. Kisah cobaan berat yang mereka alami dan sangat lama sulit dipercaya. Mereka mendorong, menyeret dan menarik tiga sekoci sejauh 950 km di atas permukaan es. Lima belas bulan setelah mereka terdampar, mereka mencapai laut lepas pada April 1916. Setelah itu mereka berlayar dengan tiga sekoci kecil itu sejauh 150 km ke utara, untuk mencapai pulau terdekat, yaitu Elephant Island.

Setelah menyadari wilayah itu tidak terlalu berguna, karena hampir bisa dikatakan sebagai pulau mati, Shakleton mengajak lima orang bersamanya sengan salah satu sekocinya mencari bantuan dari penduduk sekitar, di South Georgia Island. Itu adalah pelayaran sejauh 13000 km menyeberangi samudra dengan kapal kecil terbuka. Mereka bergantung pada alat navigasi untuk mengetahui posisi. Jika mereka melakukan kesalahan satu derajat saja, mereka akan hilang di tengah lautan.

Selama 18 hari ke South Georgia merupakan sebuah prestasi terbesar bidang kelautan saat itu, namun pendaratan mereka tidak mulus. Mereka terbawa angin ke sebuah pulau tak berpenghuni. Kemudian mereka masih harus berjalan menyeberangi gunung bersalju hanya dengan kaki dan tangan yang beku, serta tambang sepanjang 27 m, dan peralatan tukang kayu, mereka menyelesaikan pendakian selama 66 jam. Dan hal tersebut baru bisa dilakukan hanya oleh pasukan elite Inggris beberapa tahun kemudian dengan peralatan lengkap. Akhirnya pada tanggal 20 Mei 1916 sore, mereka sampai ke pelabuhan penangkapan ikan paus, tempat mereka pertama kali berangkat. Saat mereka masuk ke kantor pelabuhan, orang-orang menatap ‘hantu-hantu’ itu, dan salah satu bertanya, “Siapa Anda?” Salah satunya menatap dan menjawab, “Saya Shackleton.” Shackleton tidak kehilangan seorangpun dari timnya. Itulah pencapaian sejatinya.

Apa yang digambarkan oleh kehidupan Shackleton adalah tentang kegigihan. Sebuah hasrat hidup yang tak terpadamkan. Panggilan hidupnya adalah untuk memimpin sebuah ekspedisi kehidupan. Dan luar biasanya, setiap orang memiliki panggilannya masing-masing yang unik. Panggilan itu menjadi hasrat yang tak terpadamkan oleh waktu, situasi dan orang-orang. Orang yang mengejar panggilannya, adalah mereka yang terbakar oleh hasratnya. Dan pendirian mereka sekokoh batu karang.

Apa yang menjadi panggilan kehidupan Anda? Kejarlah! Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Tidak ada kata tidak mungkin untuk mencapainya. Yang ada adalah sebuah pertanyaan “Apakah Anda mau membayar harganya?”
Jadi selamat mengejar panggilan Anda, Be Smart and Success…!

(Cerita di adaptasi dari Life@work, John C Maxwell, BIP)

Hari ini, saya diminta bicara di pertemuan rutin kantor. Awalnya bingung juga sih mau bicara apa. Akhirnya saya putuskan bicara tentang sesuatu yang mendasar, yaitu tentang cinta. Mengapa cinta? Karena cinta itu dapat direfleksikan dalam segala hal dalam kehidupan, bahkan dalam pekerjaan.

Jika Anda membubuhkan cinta dalam sesuatu yang kecil yang sedang Anda kerjakan, hal itu bisa menjadi adikarya. Seperti itulah dampak cinta. Cinta menghasilkan kekuatan yang kadang kita sendiri tak tahu datangnya dari mana.

Barusan, saya makan malam dengan seorang teman. Sambil ngobrol, saya nguping dan mencuri-curi memperhatikan sepasang kekasih yang sedang pacaran (Hem..maaf ya.. ini kebiasaan saya dari dulu.. he…he..he…). Ya.. tahu sendirilah bagaimana orang pacaran. Cinta membuat mereka tidak malu-malu lagi menyuapkan makankan kepada kekasihnya di depan umum. Cinta mampu membuat seorang pria menjadi kenyang dan tidak memesan apapun asal pacarnya bisa beli makanan ditempat yang disukainya… cie.. ceritanya pengorbanan nih…

Tapi itulah cinta. Dalam sebuah kitab, seorang raja agung menuliskan sebuah syair tentang cinta yang berbunyi demikian:

Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!

Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.

Kidung Agung 8:6-7

Demikianlah kekuatan cinta.

Setiap orang sukses, bisa dipastikan memiliki kriteria satu ini. BERSEMANGAT! Ya.. semangat mereka dapat terlihat di mata mereka ketika sedang mengejar impiannya. Anda dapat merasakan panas api mereka saat bersamanya, dan pasti, Andapun akan tertular dan mengidam-idamkan semangat yang seperti itu.

Banyak orang-orang terkemuka yang sudah menunjukkan semangatnya sejak kecil. Banyak hal yang berusaha menghalangi mereka, tapi hal tersebut tidak menghentikan langkah kaki mereka meraih impiannya. Hal utama yang mendukung mereka mencapai puncak kehidupan mereka bukanlah talenta mereka, kecerdasan, temperamen, atau bahkan tipe kepribadiannya. Bukan juga karena harta warisan  orang tua mereka, lingkungan mereka bertumbuh, atau ada tidaknya inspirasi.

Yang mereka miliki adalah api semangat yang tak terpadamkan. Motivasi yang seperti baterai energizer yang selalu fullcharge. Apakah mereka manusia biasa? Saya pastikan YA! Mereka sama dengan Anda dan saya. Mereka pernah mengalami masa sulit, bahkan depresi, tapi mereka berhasil bangkit dan kembali berjuang.

Mari kita lihat, siapa saja sih yang sudah menunjukkan semangatnya sejak kecil,

Elon Graham kini berumur 14 tahun, dia tinggal di lingkungan kumuh di Berkeley, California bersama ibunya. Bahkan dari kecil, dia sudah menolak makanan cepat saji yang ditawarkan ibunya. Dia meminta brokoli, pada usia yang masih 2 tahun. Pada usia 7 tahun dia meramu salad dan snack untuk ibunya (yang masih menyukai makanan cepat saji). Saat ini, ia memutuskan menulis buku masakan bagi anak-anak. Ia memasak, dan neneknya menuliskan apa yang dilakukannya. Dia menjual buku itu, dan hasilnya dialirkan pada misi penyelamatan lingkungan di lingkungannya. Menjelang masuk ke sekolah menengah dia bermimpi menjadi koki profesional. Baik ibunya maupun neneknya tidak tahu berasal dari mana semangat memasaknya berasal.

Sebagai seorang anak, Pablo Picasso dengan keras kepala menolak untuk melakukan apapun kecuali melukis. Ia datang ke sekolah dengan kuas dan burung dara yang selalu dibawanya seaakan-akan merupakan perpanjangan tubuhnya. Ayahnya yang juga seorang pelukis, menggunakan burung dara sebagai model. Namun bagi Pablo, burung dara itulah temannya.

Barbara Shipman, seorang cendikiawan ternama dalam matematika lanjutan terpesona dengan lebah-lebah ketika masih anak-anak. Ia mempelajari tarian lebah, bahkan menarikannya seorang diri. Karya Barbara sebagai seorang dewasa dalam matematika membawanya kembali pada gairah masa kecilnya, saat ia menemukan bahwa tarian lebeh dapat dipahami pada level matematika dalam dimensi keenam.

Jadi , apa yang membuat Anda bersemangat dan berapi-api dalam hidup ini. Jika Anda bertekad mencapai kesuksesan dalam bidang tersebut, Anda pasti bisa. Lalu apa yang menghalangi Anda? Hanya ketakutan Anda penghalangnya.

Tips SMART bagi Anda hari ini adalah:

Temukan apa yang membuat Anda bersemangat. Mulailah hidup di kehidupan yang Anda inginkan. Kejar dan capailah impian Anda.

Be Smart and Success

Apakah menjadi seorang blogger bisa menghasilkan uang? Fakta yang ada sih begitu. Tapi dari mana Blogger Profesional menghasilkan uang? Yang pasti ya, dari menulis di blog lah… he..he..he.. tidak ngejawab pertanyaan ya…? Atau terlalu klise? Tunggu dulu, mari saya ceritakan keberhasilan mereka yang sudah berhasil. Because saya pun sedang menuju kesana.

Dari banyak pernyataan para blogger, penghasilan utama seorang blogger saat ini paling tinggi masih berada pada hal advertising atau iklan. Blog yang berhasil pastilah blog orisinil, unik dan kadang merupakan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Dimulai dari kerjaan iseng, hobi atau memang benar-benar serius .

Eric Nakagawa, seorang software developer di Hawai, awalnya hanya mempublikasikan sebuah foto kucing gemuk di blognya, foto kucing tersenyum inipun hasil dari dia browsing di internet, di foto itu di tulisnya, “I can has cheezburger?”, di publikasikannya pada januari 2007. Ini harusnya hanya jadi sebuah lelucon. Setelah itu keisengannya berlanjut dengan mempublikasikan berbagai foto kucing dengan tulisan-tulisan konyol. Apa yang terjadi sungguh diluar prediksi.

“Kami hanya berpikir, ok.. hal itu lucu bukan,” kata Nakagawa.

“Tetapi kemudian kami mulai mendapatkan pengunjung yang tak terhitung jumlahnya. Dari mana mereka datang, kami juga tidak mengerti?”
Dia mulai memperhatikan traffic di blognya, akhirnya dengan tag line I Can Has Cheezburger, dia jalankan dengan serius bersama beberapa rekannya, “Tofuburger” (Ini adlah nicknamenya sebab tidak bersedia diberitahukan nama aslinya). Pengunjungnya terus berlipat ganda setiap bulan: 375.000 di Maret, 750.000 di April dan 1.5 juta di bulan Mei.

Cheezburger saat ini memiliki 500.000 page view setiap harinya dan 200.000 unique visitor, demikian keterangan Nakagawa. Harga iklan di pagenya paling murah adalah $500/ minggu dan yang paling mahal adalah $4000.

Karena hal ini, akhirnya Nakagawa memutuskan untuk menjadi blogger profesional dan berhenti dari pekerjaannya  sebagai programming di bulan Mei 2007 lalu. “Hal ini lebih memiliki alasan yang kuat untuk saya kerjakan dengan sungguh-sungguh, dari pada hal besar lainnya.” Kata Nakagawa.

Anda ingin menjadi blogger profesional? Hal ini tidak sulit. Langkah pertama dimulai dengan saat ini. Mulailah menulis. Pertama Anda menjadi semakin terasah kemampuannya, dan kedua, Anda tidak bisa menduga peluang apa yang menanti Anda..

Be Smart and success for u all…

Jika Anda menemukan page saya ini, hal itu bukan suatu kebetulan. Sebuah kesempatan emas menanti Anda. Pernahkah Anda membayangkan, sebuah USAHA tanpa MODAL untuk mengais DOLAR demi DOLAR? Yup… inilah yang saya tawarkan kepada Anda saat ini. Hanya dengan membangun kebiasaan browsing di internet… (Sepertinya sudah menjadi kebiasaan Anda bukan??? J ) Anda bisa mengumpulkan beberapa dolar setiap hari.

Benarkah tanpa modal sama sekali? Benar..!

Bagaimana cara kerjanya?

Begini, jika Anda bergabung saat ini, Anda akan di berikan 10 – 15 iklan (Tergantung web penyedia..)

Seandainya Anda Klik 10 iklan per hari = $ 0.10 ini memakan waktu paling lama 20 menit.

Lalu Anda melakukan hal yang sama dengan saya saat ini. Mengajak orang bergabung. Seandainya saja Anda memiliki 20 orang yang bergabung, dan mereka meng klik 20 iklan sehari = $ 2.00

Jadi pemasukan Anda setiap hari = $ 2.10

Pemasukan mingguan Anda = $ 14.70

Pemasukan bulanan Anda = $ 63.00

Bayangkan, Anda memiliki penghasilan $ 63 hanya dengan meluangkan waktu 20 menit setiap hari. Dan ini, saya pastikan Anda tidak mengeluarkan uang sama sekali. Anda harus membuktikannya sendiri, jangan mau hanya mendengar dari kata orang atau hanya melihat gambar cek yang mereka terima. Dan jika Anda mendaftar di 4 website di bawah ini hari ini, dan dalam satu minggu meng-klik 100 iklan yang di berikan (Kumulatif), saya akan mentrasfer Rp.5.000.- langsung ke rekening BCA Anda. Lihat, betapa beruntungnya Anda khan …

JADI JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI… Langsung klik baner dibawah ini dan daftar. Setelah itu komfirmasikan pendaftaran Anda dan jumlah klik Anda melalui komen dan YM untuk menghubungi Anda (Minta no rekeningnya…). Maka saya akan langsung mentransfer ke rekening Anda.
So.. Be Smart and Success Guys…

buxto.jpg

titan.jpg

clickn-cash.jpg

getref.jpg

Vote for me

Arsip

Halaman

Blog Stats

  • 1,504 hits

Harga Blog ini.. tapi ngga dijual


My blog is worth $2,822.70.
How much is your blog worth?

Complete answer